Gubernur Koster Minta Bandara Ngurah Rai Tingkatkan Layanan Internasional Berstandar Dunia

Berita4 Dilihat
banner 468x60

Gubernur Bali, Wayan Koster, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, khususnya pada terminal kedatangan internasional yang menjadi pintu gerbang utama wisatawan mancanegara ke Indonesia. Dalam Rapat Koordinasi Lintas Instansi di Denpasar, Minggu (24/8), Koster menekankan bahwa bandara harus mampu mencerminkan citra Bali dan Indonesia sebagai destinasi kelas dunia. Oleh karena itu, seluruh pelayanan di bandara dituntut berstandar tinggi dengan prinsip efisien, akurat, aman, bersih, dan berdaya saing global. Menurutnya, setiap aspek layanan di bandara tidak boleh hanya berorientasi pada operasional teknis, tetapi juga harus memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan sejak pertama kali menjejakkan kaki di Bali. Peningkatan kualitas ini dinilai penting untuk menjaga daya tarik pariwisata sekaligus memperkuat kepercayaan internasional terhadap Bali sebagai destinasi unggulan. Gubernur menekankan bahwa tanpa pelayanan yang berkualitas dan profesional, daya saing pariwisata Bali akan terganggu, mengingat bandara adalah wajah pertama yang dilihat wisatawan asing sebelum menikmati keindahan pulau.

Dalam arahannya, Koster juga secara spesifik menyoroti sejumlah masalah pelayanan yang masih harus dibenahi. Ia menyebut antrean panjang di loket imigrasi sering menimbulkan keluhan wisatawan, sehingga perlu adanya percepatan proses pemeriksaan dokumen. Selain itu, lemahnya pengawasan terhadap orang asing di area bandara dinilai berpotensi menimbulkan masalah hukum dan keamanan. Proses pengambilan bagasi yang terlalu lama turut menjadi perhatian, karena dapat mengurangi kenyamanan dan menimbulkan kesan buruk bagi wisatawan internasional. Koster juga menyoroti antrean panjang di pemeriksaan Bea Cukai, yang salah satunya disebabkan wisatawan belum terbiasa mengisi formulir online, sehingga diperlukan sosialisasi yang lebih gencar serta penyediaan fasilitas digital yang mudah diakses. Ia meminta agar seluruh instansi yang terlibat—mulai dari imigrasi, bea cukai, otoritas bandara, hingga maskapai penerbangan—bekerja sama meningkatkan koordinasi. Menurutnya, keberhasilan bandara dalam memberikan layanan terbaik tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan hasil kolaborasi lintas instansi. Dengan perbaikan menyeluruh dan konsistensi pelayanan, Bandara Ngurah Rai diharapkan mampu memberikan pengalaman berkelas dunia, memperkuat reputasi Bali di mata wisatawan global, sekaligus mendukung pertumbuhan pariwisata dan perekonomian daerah secara berkelanjutan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *